Persiapkan Vaksin Covid

Secara umum, vaksin bekerja dengan merangsang pembentukan kekebalan tubuh secara spesifik terhadap bakteri/virus penyebab penyakit tertentu. Sehingga apabila terpapar, seseorang akan bisa terhindar dari penularan ataupun sakit berat akibat penyakit tersebut. Ia pun mengingatkan, meski sudah divaksin, protokol kesehatan tetap diterapkan dengan ketat untuk meminimalisir risiko terjangkit atau menjangkitkan Covid-19.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Le Thi Thu Hang mengatakan bahwa kementerian kesehatan dan bisnis sedang dalam pembicaraan untuk membeli lebih banyak vaksin, termasuk Sputnik V dan vaksin Pfizer-BioNTech. Persetujuan dari kementerian kesehatan diperlukan untuk pembelian dan penggunaan vaksin di dalam negeri. Selain potensi, selanjutnya tugas Kemristek merangkai kerja sama riset dan inovasi dari hulu sampai hilir untuk mewujudkan kemandirian vaksin di Indonesia.

Pada 2 Desember 2020, NHS menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 produksi Pfizer-BioNTech di Inggris. Lalu, pada eleven Desember 2020, FDA menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 produksi Pfizer tersebut di AS. Sementara itu, pemerintah Indonesia telah memesan sekitar 143 juta dosis vaksin Sinovac dengan whole 1,2 juta dosis vaksin masuk ke Tanah Air pekan lalu. Vaksin tersebut kini disimpan di gudang PT Bio Farma di Bandung dan menunggu BPOM untuk memberikan lampu hijau untuk penggunaan darurat vaksin sebelum dapat memulai vaksinasi.

Virus ini juga menyebar dengan sangat cepat karena bisa pindah dari orang ke orang bahkan sebelum orang tersebut menunjukkan gejala. Selain menetapkan jenis vaksin yang akan digunakan, pada sixteen Desember 2020, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa vaksin Covid-19 akan diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia. Untuk mendukung hal itu, Presiden meminta kabinet, lembaga, dan pemda untuk memprioritaskan anggaran vaksinasi untuk anggaran 2021. Bahkan, Presiden Joko Widodo juga menegaskan akan menjadi penerima vaksin yang pertama.

Padahal, dia menambahkan, informasi kesehatan yang dipublikasikan universitas di Georgia disebutkan kalau vaksin Covid-19 yang akan diedarkan pada Januari 2021 tidak begitu efektif. Karena cara kerjanya tidak semerta-merta menghentikan virus melainkan memicu respons kekebalan tubuh seseorang dahulu untuk mencegah menularkan virus. Tercatat, hasil survei Kementerian Kesehatan Indonesia, Indonesian Technical Advisory Group on Immunization , World Health Organization , dan United Nations Children’s Fund menghasilkan temuan menarik. Di mana sekitar 30 persen responden survei meragukan keamanan vaksin, 22 persen tidak yakin bahwa vaksin akan efektif, dan 12 persen lainnya takut akan efek samping yang ditimbulkan. Kerja sama bilateral yang digagas oleh Indonesia dalam diplomasi vaksin adalah bentuk komitmen bersama untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan akses yang sama terhadap vaksin dan penanganan covid-19 di tanah air.

Vaksin dapat menangani Covid

Pakar Epidemiologi UI, dr Pandu Riono, mempertanyakan kiriman vaksin Covid-19 oleh pemerintah yang ditargetkan akan mulai digunakan November 2020. Padahal menurut dia, vaksin bukanlah solusi pendek dalam mengatasi pandemi Covid-19. Direktur SPH Dr. Selfi Farisha mengungkapkan bahwa SPH siap untuk mendukung program nasional yang diusung pemerintah tersebut dalam penanganan COVID-19. Ia merasa bersyukur karena Kota Padang menjadi daerah yang termasuk prioritas dalam pendistribusian vaksin tersebut sehingga dapat segera diberikan kepada Nakes.