Vaksin Covid

“Sistem pertahanan level tiga ketika terinfeksi akan menghasilkan sel yang baru yaitu CD4+ T sel berfungsi menghasilkan antibodi dan CD8+ T sel yang dapat membunuh sel yang terinfeksi. Jika sistem imun bekerja dengan baik maka kita dapat sembuh dari COVID-19 ini,” ungkap dosen lulusan Medizinischen Universitat Zu Lubeck, Jerman itu. Berdasarkan penelitian lebih lanjut, vaksin corona buatan Sinovac perlu disuntikkan sebanyak 2 kali dengan jarak antar suntikan pertama dan kedua adalah 28 hari. Pasien dengan riwayat alergi makanan, obat, rhinitis alergi, urtikaria, dan dermatitis atopik boleh menerima vaksin Sinovac. Di akhir 2020, dari negara itu diterbangkan 1,2 juta vaksin Sinovac dan mendarat di Indonesia untuk uji lebih lanjut. Fakta ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang telah aman dan terjamin dalam urusan vaksin.

Bila diberikan secara massal, vaksin COVID-19 juga mampu mendorong terbentuknya kekebalan kelompok dalam masyarakat. Artinya, orang yang tidak bisa mendapatkan vaksin, misalnya bayi baru lahir, lansia, atau penderitakelainan sistem imuntertentu, bisa mendapatkan perlindungan dari orang-orang di sekitarnya. Vaksin Sinopharm adalah salah satu vaksin yang melakukan uji klinis di luar negeri yang mengklaim individu yang melakukan vaksin telah melakukan perjalanan one hundred fifty negara dan saat ini belum ada kasus temuan infeksi. Prizer dan BioNtech telah mengajukan penggunaan darurat vaksin virus corona yang diproduksinya ke BPOM AS dan Eropa dan dari hasil uji coba diklaim 95 persen efektif pada virus corona dan tidak menimbulkan risiko masalah keamanan. Vaksin Sinovac buatan dari coronavac, memakai versi non-infeksi dari virus corona untuk memicu respon imun. Vaksin jenis sinovac ini aman, tetapi hanya menghasilkan respon imun yang moderat dengan tingkat antibodi tidak lebih dari antibody yang dihasilkan oleh pasien yang pulih dari covid-19.

Jika suatu vaksin terbukti aman dan efektif, vaksin tersebut harus disetujui oleh regulator nasional, diproduksi dengan standar yang sangat ketat, dan didistribusikan. WHO bekerja sama dengan para mitra di seluruh dunia untuk membantu mengoordinasikan langkah-langkah kunci di dalam proses ini. Setelah vaksin yang aman dan efektif Situs Judi Slot tersedia, WHO akan berupaya untuk memfasilitasi akses yang setara bagi miliaran orang yang membutuhkan vaksin tersebut. Keberhasilan vaksinasi Covid-19 bagi lansia tidak terlepas dari peran berbagai sektor. Juga diwanti-wanti, tidak ada kekebalan tubuh yang abadi terhadap virus yang terus mengalami mutasi sesuai hukum evolusi.

Apa itu vaksinasi untuk covid

Sebagian proses ini juga meliputi kajian Global Advisory Committee on Vaccine Safety atas semua bukti keamanan. WHO mengambil sikap optimistis yang berhati-hati akan keberhasilan pengembangan vaksin COVID-19 yang aman dan efektif. Persiapan kandidat-kandidat vaksin berlangsung dengan baik, dan beberapa kandidat telah memasuki uji klinis besar berdasarkan data-data awal yang menjanjikan. Menurut Konsultan Alergi Imunologi di RSCM/FKUI itu, lansia memerlukan waktu lebih lama untuk membentuk antibodi dan rentang waktu untuk pemberian vaksin kedua 0-14 hari setelah vaksinasi Covid—19 pertama dinilai belum cukup.

Artinya, orang yang tidak bisa mendapatkan vaksin, misalnya bayi baru lahir, lansia, atau penderita kelainan sistem imun tertentu, bisa mendapatkan perlindungan dari orang-orang di sekitarnya. Layaknya obat dan vaksin lainnya, pengembangan vaksin COVID-19 harus melalui tiga tahap uji klinis. Setelah memenuhi ketiga tahap uji klinis tersebut dan dinyatakan efektif serta aman digunakan, vaksin COVID-19 baru bisa mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan . Bila diberikan kepada seseorang, vaksin akan menimbulkan reaksi sistem imun yang spesifik dan aktif terhadap penyakit tertentu, misalnya vaksin flu untuk mencegah penyakit flu dan vaksin COVID-19 untuk mencegah infeksi virus SARS-CoV-2. Salah satu upaya untuk menekan angka kasus COVID-19 yang kian meningkat adalah dengan penyediaan vaksin COVID-19 dari pemerintah. Meski masih dalam tahap uji klinis, keberadaan vaksin ini diharapkan dapat melindungi masyarakat Indonesia dari pandemi.

Manfaat vaksin jauh lebih besar dibandingkan risiko sakit karena terinfeksi bila tidak divaksin. Vaksin bekerja dengan cara meniru agen penyakit—baik berupa virus, bakteri, maupun mikroorganisme lain yang bisa menyebabkan penyakit. Dengan meniru, vaksin ‘mengajarkan’ sistem kekebalan tubuh kita untuk secara spesifik bereaksi dengan cepat dan efektif melawan agen penyakit. Meskipun tidak diwajibkan, sasaran dapat memeriksakan terlebih dahulu kondisi kesehatannya sebelum datang ke tempat pelayanan vaksinasi COVID-19.

Vaksin COVID-19 memang dapat membawa banyak manfaat dengan melindungi kita dari infeksi virus Corona. Namun, perlu diketahui bahwa vaksin ini tidak diberikan kepada orang yang sedang sakit berat atau sudah terinfeksi virus Corona. Vaksinasi atau imunisasi bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi. Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian vaksin COVID-19 adalah menurunnya angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini. Seluruh Pos Pelayanan Vaksinasi harus dilengkapi equipment anafilaksis dan berada di bawah tanggungjawab Puskemas atau rumah sakit . Selanjutnya untuk kelompok sasaran tunda akan di berikan informasi agar datang kembali ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperoleh vaksinasi COVID-19.

Untuk saat ini di Kabupaten Klaten belum menerapkan vaksinasi Covid dengan pendaftaran on-line. Pendataan sasaran prioritas dilakukan secara berjenjang oleh Satgas Covid Desa, Kecamatan dan Kabupaten. Silahkan menghubungi Satgas covid atau bidan desa terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Untuk kasus vaksinasi lansia yang ditunda, Saudara bisa menghubungi bidan desa setempat dan nanti akan diskrining ulang apakah tekanan darah sudah terkontrol dan bisa diberikan vaksin atau belum. Vaksinasi tahap kedua sudah diberikan secara massal di tiga lokasi yaitu Pasar Beringharjo, Benteng Verdebrug dan Taman Parkir Abu Bakar Ali.

Kepala Balai Disabilitas Melati Jakarta, Puti Chairida Anwar menyampaikan bahwa vaksinasi Covid-19 menjadi ikhtiar agar semua pihak terlindungi. “Semoga vaksin menambah imunitas dalam tubuh kita, namun disiplin menerapkan protokol kesehatan harus terus dilaksanakan oleh seluruh keluarga besar Balai Disabilitas Melati Jakarta meski telah divaksin. Vaksin adalah alat untuk membentuk antibodi dalam melawan penyakit tertentu; vaksinasi adalah proses pemberian vaksin; dan imunisasi adalah proses di dalam tubuh yang merupakan hasil dari vaksinasi. Menghindari tempat-tempat yang memiliki risiko penularan virus corona yang tinggi juga tak kalah penting untuk dilakukan.

Semua vaksin yang telah mendapatkan ijin edar telah melalui uji klinis untuk memastikan keamanan dan kemampuan vaksin dalam mencegah penyakit COVID-19. Saat ini, di Indonesia sudah ada 2 vaksin terkait COVID-19 yaitu CoronaVac dari Sinovac dan AstraZenecca Oxford yang telah mendapatkan izin edar darurat atau emergency use authorization dari BPOM Indonesia. Bandung, Ditjen Aptika – Menkominfo Johnny G. Plate menyatakan Pemerintah secara konsisten mendukung peran ekosistem sebagai upaya untuk mempercepat proses vaksinasi nasional dan mencapai kekebalan kelompok .